Sabtu 18 Mei, 2024
Beranda Pemerintahan Willem Wandik : Berbicara Tentang Online, Pemda Puncak Masih Terkendala Fasilitas Internet

Willem Wandik : Berbicara Tentang Online, Pemda Puncak Masih Terkendala Fasilitas Internet

Suaranewspapua.com- JAYAPURA- Pandemi covid-19 bukan saja mematikan perekonomian tapi juga menghambat dunia pendidikan. Pasalnya dimasa pendemi Covid-19 ini sanggat dirasakan seluruh masyarakat baik dari segi ekonomi bahkan juga pendidikan.

Yang mana saat ini, anak-anak sekolah harus dituntut belajar secara online, bahkan mendengar hasil kenaikan kelas pun secara online.

Bahkan, dalam bulan ini, para siswa yang ingin melanjutkan studinya dari jenjang SD ke SMP dan SMP ke jenjang SMA  atau SMK mereka harus mendaftar secara online.

Menanggapi hal itu, Bupati Puncak, Willem Wandik mengatakan, berbicara tentang online, berarti kita berbicara soal internet. Untuk di Papua sendiri penikmat internet hanya dirasakan oleh masyarakat yang ada di kota atau di pesisir. Sementara untuk bagian di Pegunungan sebagian besar belum bisa mengakses internet dengan baik.

“Kami sangat merasakan dampak dari pandemi covid-19 ini. Terkait dengan situasi itu,  anak-anak kami disana juga sangat kesulitan jika harus dihadapkan dengan sistem serba online, karena sebagian besar disana belum bisa mangakses internet dengan baik,” kata Bupati Willen Wandik kepada sejumlah wartawan  saat menghadiri kegiatan Bahkti Sosial keluarga besar DPD PDIP Provinsi Papua di Pantai Holtekamp, Distrik Muaratami,  Kota Jayapura, pada akhir pekan kemarin.

Bahkan kata Wilem Wandik,  aktivitas pendidikan di Puncak sendiri, sampai hari ini pihaknya masih memikirkan polanya seperti apa yang akan diterapkan.

“Ini menjadi kendala bagi kami pemerintah Pemda Puncak, karena di Puncak juga tidak ada fasilitas internet,” ungkapnya. 

Namun  Bupati Willen Wandik, terus memantau kondisi masyarakatnya. Apakah disana ada penularan virus coronoa atau tidak.

“Tapi kalau seandainya tidak terdampak virus corona atau covid-19 di daerah kami, maka aktivitas pendidikan harus berjalan seperti biasa.

“Kami berharap virus ini tidak terdampak pada masyarakat Puncak, sehingga aktivitas Pendidikan bisa kembali berjalan normal,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Criticism of KKB’s Presence by Human Rights Organizations

Papua - Several human rights organizations (HROs) have raised critical voices against the presence of the Armed...

Kritik terhadap Keberadaan KKB oleh Lembaga Hak Asasi Manusia

Papua - Sejumlah lembaga hak asasi manusia (HAM) telah mengangkat suara kritis terhadap keberadaan Kelompok Kriminal Bersenjata...

KKB is at it again by killing a civilian in Intan Jaya

Jayapura – The Armed Criminal Group (KKB) has acted again, this time the Undius Kogoya KKB led by Lewis Kogoya and Enos...

KKB Kembali Berulah Dengan Bunuh Seorang Warga Sipil di Intan Jaya

Jayapura – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali berulah, kali ini KKB barisan Undius Kogoya pimpinan Lewis Kogoya dan Enos Tipagau melakukan aksinya...

Recent Comments