Senin 6 Desember, 2021
Beranda Hukum&Kriminal Kampanye Papua Barat Merdeka, Miss New Zealand Dihujat Netizen Indonesia

Kampanye Papua Barat Merdeka, Miss New Zealand Dihujat Netizen Indonesia

Suaranewspapua.com.- AUCKLAND – Diamond Langi, ratu kecantikan New Zealand (Selandia Baru) dalam ajang Miss Universe 2019, dihujat ribuan warga Indonesia pengguna di media sosial. Musababnya, dia mengampanyekan Papua Barat merdeka dengan menyinggung diskriminasi terhadap orang provinsi timur Indonesia tersebut.

“Posting yang saya buat adalah #FreeWestPapua dengan video yang menunjukkan diskriminasi yang harus dialami orang-orang Papua selama bertahun-tahun,” katanya di halaman Facebook dan Instagram Coconet TV.

Di laman “Women of the Islands-Diamond Langi” di situs web Coconet TV, ratu kecantikan New Zealand-Tonga kelahiran Auckland itu mengatakan; “Saya membagikannya karena saya ingin membawa kesadaran dengan apa yang terjadi dengan orang Papua Barat, terutama sekarang dengan gerakan Black Lives Matter.”

Lebih lanjut, dia menyerukan kontestan Miss Universe 2019 dari Indonesia; Frederika Alexis Cull, menyampaikan pesan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar membebaskan tujuh aktivis Papua Barat dari penjara.

“Saya dengan baik hati meminta Miss Indonesia (Frederika Alexis Cull), yang saya temui tahun lalu di Amerika ketika berkompetisi di Miss Universe, untuk berbicara dengan presiden negaranya (Joko Widodo) untuk membebaskan tujuh aktivis yang dinyatakan bersalah atas pengkhianatan karena memprotes rasisme,” paparnya, seperti dikutip Asia Pacific Report, Kamis (25/6/2020). (Baca: Tembak Mati Warga Selandia Baru, KKB Papua Dibela Benny Wenda)

Dia mengatakan bahwa dari satu posting-nya telah diserang oleh troll-trollwarga Indonesia yang masih ada di halaman Facebook-nya.

“Dari satu posting itu, Instagram saya dibanjiri dengan komentar kasar (setidaknya 10.000 komentar dalam sehari) dan mereka juga mulai menyalahgunakan keluarga saya, teman dekat, dan bahkan organisasi yang bekerja dengan saya,” katanya di laman web Coconet TV-nya.

“Saya seperti, wow jika ini terjadi pada saya hanya dari membuat posting, bayangkan apa yang terjadi pada orang-orang Papua Barat!,” ujarnya

“Saya harus menonaktifkan beberapa media sosial saya sebentar tapi jangan khawatir saya akan kembali,” imbuh dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Satgas Nemangkawi Bersama Polres Pegunungan Bintang Cek TKP Kebakaran di SMA N 1 Oksibil

Papua- Satgas Nemangkawi bersama Polres Pegunungan Bintang dan Satgas Pamrahwan menanggapi laporan adanya kebakaran di SMAN 1 Oksibil Jl. Yapimakot Kampung Esipding...

SATGAS NEMANGKAWI DAN POLRES NABIRE RINGKUS DPO PENJUAL AMUNISI DI KABUPATEN NABIRE

Jayapura – Pada hari Jumat tanggal 3 Desember 2021 pukul 17.33 WIT bertempat di Jalan Poros Wadio-Wanggar Kabupaten Nabire, personil gabungan Satgas...

Kegiatan SI IPAR dari binmas Noken Dekatkan Polisi dengan Anak PAUD Koya Timur

Papua- Sektor pemolisian masyarakat seringkali menjadi hal yang luput dari lensa media. Di wilayah Papua, community policing atau pemolisian masyarakat merupakan program...

KETUA API PROVINSI PAPUA AJAK MASYARAKAT JAGA KAMTIBMAS JELANG PERAYAAN NATAL 2021 DAN TAHUN BARU 2022

Jayapura - Pada hari Jumat tanggal 3 Desember 2021, Ketua Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Provinsi Papua pendeta Jimmy Koirewoa, S.Th mengajak semua...

Recent Comments